MENGATASI MALAS BEROLAHRAGA

Abstrak WHO mengingatkan bahwa dari hasil penelitian tahun 1999 lebih 60% angka kematian di dunia disebabkan oleh karena penyakit tidak menular, lebih 43% gangguan kesehatan diakibatkan oleh penyakit yang ada kaitannya dengan penyakit tidak menular. WHO mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk melakukan aktifitas fisik termasuk olah raga guna meningkatkan derajat kesehatan dan kebugaran. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengatasi malas berolahraga. Dengan penjelasan tentang definisi olahraga, jenis olahraga yang terdiri dari aerobic dan non aerobik, manfaat berolahraga baik untuk kesehatan fisik ataupun psikis, dan tips untuk tidak malas berolahraga.   Pendahuluan Kesehatan adalah sesuatu hal yang penting untuk setiap individu. Kesehatan menunjang taraf hidup seseorang. Seseorang yang mempunyai taraf kesehatan yang baik, maka dia akan mampu melakukan aktivitas dengan optimal. Pola hidup pada saat ini menuntut setiap orang untuk selalu bekerja keras, bahkan kadang-kadang sampai melupakan kebiasaan yang baik bagi kesehatan.   Studi WHO pada faktor-faktor risiko menyatakan bahwa gaya hidup duduk terus-menerus dalam bekerja adalah 1 dari 10 penyebab kematian dan kecacatan di dunia. Lebih dari dua juta kematian setiap tahun disebabkan oleh kurangnya bergerak/aktifitas fisik. Pada kebanyakan negara diseluruh dunia antara 60% hingga 85% orang dewasa tidak cukup beraktifitas fisik untuk memelihara fisik mereka.   Menurut penelitian yang bekerja sama dengan WHO tahun 1999, menyatakan bahwa penyakit tidak menular atau degenerative merupakan penyebab 60% kematian dan 43% beban penyakit global. Tahun 2020 diperkirakan penyakit tidak menular menjadi penyebab 73% kematian dan 60% beban penyakit global. Demikian juga hasil Survey Kesehatan Rumah Tangga (SKRT), proporsi penyakit kardiovaskuler meningkat dari tahun ke tahun sebagai akibat kematian; 5,9% tahun 1975, 9,1% tahun 1986, 16% dan pada tahun 1995 19%. Olahraga adalah cara alami menjaga kesehatan dan mencegah penyakit.   Definisi Olahraga adalah sebuah aktivitas manusia yang bertujuan untuk mencapai kesejahteraan (sejahtera jasmani dan rohani) manusia itu sendiri. Olahraga merupakan suatu bentuk aktivitas fisik yang terencana dan terstruktur, yang melibatkan gerakan tubuh berulang-ulang dan ditujukan untuk meningkatkan kebugaran jasmani.   Jenis Olahraga

  • Aerobik adalah : Olahraga yang dilakukan secara terus-menerus dimana kebutuhan oksigen masih dapat dipenuhi tubuh. Misalnya : Jogging, senam, renang, bersepeda.
  • Jogging adalah lari-lari kecil. Olahraga ini sangat baik untuk penderita Hipertensi. Jogging yang dilakukan dengan intensitas sedang dapat membakar lemak. Selain itu jogging memiliki manfaat meningkatkan stamina, mencegah penyakit, menurunkan berat badan, paha dan bokong lebih kencang, otot lebih kuat dan tulang lebih padat, memperbaiki nafsu makan, mengatasi insomnia, melawan penuaan, meningkatkan kepercayaan diri, mengusir stres.
  • Renang adalah suatu jenis olahraga yang dilakukan di air, baik di air tawar maupuan di air asin atau laut.

Berenang memiliki banyak manfaat yang dapat dirasakan apabila kita melakukannya secara benar dan rutin, manfaat tersebut antara lain membentuk otot, meningkatkan kemampuan fungsi jantung dan paru-paru, menambah tinggi badan, melatih pernafasan, membakar kalori lebih banyak, menghilangkan stres.

  • Senam

Senam merupakan suatu cabang olahraga yang melibatkan performa gerakan yang membutuhkan kekuatan, kecepatan dan keserasian gerakan fisik yang teratur. Manfaat senam untuk  relaksasi atau menenangkan pikiran, pembentukan kelenturan tubuh.

  • Bersepeda

Bersepeda merupakan salah satu olahraga yang menggunakan proses penggunaan energi secara aerobic dengan menggunakan alat yaitu sepeda. Bersepeda juga merupakan cara yang baik untuk melatih pernapasan, kerja jantung dan kebugaran otot.

·         Anaerobik adalah : Olahraga dimana kebutuhan oksigen tidak dapat dipenuhi seluruhnya oleh tubuh. Ketika terjadi pertukaran energi dalam jaringan tubuh Anda tanpa menggunakan oksigen, ini adalah proses anaerobik. Hal Ini berarti bahwa latihan anaerobik menyebabkan proses anaerobik dalam tubuh  dan ini akan menjelaskan mengapa latihan ini dilakukan untuk jangka waktu yang singkat. Latihan anaerobik secara sunguh-sunguh dan ketat menyebabkan orang dapat merasa benar-benar terkuras keluar semua baik secara fisik dan mental setelah sesi latihan. Latihan anaerobik mempunyai manfaat untuk membangun kekuatan otot yang lebih kuat dan persendian dan akan dapat melakukan kegiatan yang memerlukan kekuatan otot tanpa merasa tegang. Ini berarti bahwa kinerja akan meningkat untuk kegiatan yang membutuhkan kekuatan otot. Misalnya : Angkat besi, lari, sprint 100 M, tenis lapangan, bulu tangkis.

Manfaat Olahraga

  1. Meningkatkan kerja dan fungsi jantung, paru dan pembuluh darah yang ditandai dengan :
    • Denyut nadi istirahat menurun.
    • Isi sekuncup bertambah.
    • Kapasitas bertambah.
    • Penumpukan asam laktat berkurang.
    • Meningkatkan pembuluh darah kolateral.
    • Meningkatkan HDL Kolesterol.
    • Mengurangi aterosklerosis.
  2. Meningkatkan kekuatan otot dan kepadatan tulang yang ditandai :
    • Pada anak : mengoptimalkan pertumbuhan.
    • Pada orang dewasa : memperkuat masa tulang,
  3. menurunkan nyeri sendi kronis pada pinggang, punggung dan lutut.
  4. Meningkatkan kelenturan (fleksibilitas) pada tubuh sehingga dapat mengurangi cedera.
  5. Meningkatkan metabolisme tubuh untuk mencegah kegemukan dan mempertahankan berat badan ideal.
  6. Mengurangi resiko terjadinya berbagai penyakit seperti :
  • Tekanan darah tinggi : mengurangi tekanan sistolik dan diastolik.
  • Penyakit jantung koroner : menambah HDL- kolesterol dan mengurangi lemak tubuh.
  • Kencing manis : menambah sensitifitas insulin.
  • Infeksi : meningkatkan sistem imunitas.
  1. Meningkatkan sistem hormonal melalui peningkatan sensitifitas hormon terhadap jaringan tubuh.
  2. Meningkatkan aktivitas sistem kekebalan tubuh terhadap penyakit melalui peningkatan pengaturan kekebalan tubuh. Dengan olahraga bisa meningkatkan hormon-hormon baik dalam otak seperti adrenalin, serotonin, dopamin, dan endorfin. Hormon ini berperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh.
  3. Penelitian Kavanagh, latihan aerobik 3 kali seminggu selama 12 minggu dapat :
    • Meningkatkan pembuluh darah kolateral.
    • Meningkatkan HDL kolesterol.
    • Mengurangi aterosklerosis.
  4. Meningkatkan kemampuan otak. Latihan fisik yang rutin dapat meningkatkan konsentrasi, kreativitas, dan kesehatan mental. Karena olahraga bisa meningkatkan jumlah oksigen dalam darah dan mempercepat aliran darah menuju otak. Para ahli percaya bahwa hal-hal ini dapat mendorong reaksi fisik dan mental yang lebih baik.
  5. Membantu menunda proses penuaan Riset membuktikan bahwa latihan sederhana seperti jalan kaki secara teratur dapat membantu mengurangi penurunan mental pada wanita di atas 65 tahun. Semakin sering dan lama mereka melakukannya makan penurunan mental kian lambat. Kabarnya, banyak orang merasakan manfaat aktivitas itu setelah sembilan minggu melakukannya secara teratur tiga kali seminggu. Latihan ini tidak harus dilakukan dalam intensitas tinggi. Cukup berupa jalan kaki di sekitar rumah.
  6. Mengurangi stres. Olahraga dapat mengurangi kegelisahan. Bahkan lebih jauh lagi, bisa membantu Anda mengendalikan amarah. Latihan aerobik dapat meningkatkan kemampuan jantung dan membuat Anda lebih cepat mengatasi stres. Aktivitas seperti jalan kaki, berenang, bersepeda, dan lari merupakan cara terbaik mengurangi stres.

Tips agar tidak malas berolahraga Berikut ini tips dan caranya.

  • Tentukan tujuan

Motivasi selalu diawali dari tujuan. Apakah tujuan anda berolahraga selama ini? Ingin memiliki tubuh ideal? Membentuk otot, mencegah penyakit, atau dalam rangka penyembuhan? Tujuan itu sangat penting karena itu adalah hasil dari olahraga kita selama ini. Jika tujuan sudah ada, maka kita pun akan semakin termotivasi untuk lebih semangat berolahraga. Jadi tentukan tujuan yang jelas mengapa anda harus olahraga.

  • Mulai dari yang ringan dulu

Dalam melakukan olahraga, sangat tidak disarankan untuk langsung melakukan olahraga yang sulit atau berat. Apalagi langsung dengan frekuensi yang tinggi, hal tersebut justru akan membuat anda jenuh. Mulailah dari olahraga yang ringan dulu. Olahraga ringan tersebut bisa dimulai dari berjalan santai di pagi hari. Selanjutnya tingkatkan sesuai kemampuan.

  • Ajak teman

Ajaklah teman anda untuk berolahraga bersama sehingga kita bisa lebih bersemangat olahraga dan dapat mengatasi malas. Tidak harus banyak, 5 orang pun sudah cukup, yang penting tetap konsisten dan sama-sama memiliki motivasi. Biar lebih semangat, buatlah kompetisi kecil-kecilan dengan hadiah traktir makan. Jika anda kesulitan mencari teman, bergabunglah dengan klub-klub olahraga yang sudah ada.

  • Coba jenis baru

Hindari melakukan olahraga yang sama dalam waktu lama. Hal itu tentunya akan membuat kita jenuh dan malas. Untuk mengatasinya, cobalah untuk memulai jenis olahraga baru, dan bisa dikombinasikan dengan olahraga utama. Selain itu jika bosan dengan tempat yang sama, cobalah cari tempat lain yang menyenangkan untuk berolahraga.

  • Berilah hadiah untuk diri sendiri

Setelah target olahraga sudah terpenuhi, tidak ada salahnya memberi hadiah untuk diri sendiri. Anda patut mendapatkan hadiah setiap target olahraga yang telah dicapai. Misal nonton film, makan enak, tamasya, dan lain-lain. Hal ini juga bisa meningkatkan semangat anda dalam berolahraga. PENUTUP Olahraga adalah suatu kegiatan dimana seseorang melakukannya untuk mendapatkan kesejahteraan jasmani dan rohani. Olahraga memiliki banyak manfaat, terutama untuk kesehatan. Dengan berolahraga kesehatan seseorang menjadi lebih baik dan taraf hidup dapat optimal. Dengan berolahraga dapat mengurangi resiko penyakit. Untuk itu olahraga merupakan hal yang penting dalam kehidupan manusia. DAFTAR PUSTAKA Depkes RI, Panduan Kesehatan Olahraga bagi Petugas Kesehatan, Depkes RI : Jakarta, Nopember 2002. Djaudji Samsuridzal, Raih Kembali Kesehatan, Kompas : Jakarta, April 2009. Pratama Oktarian, Hubungan Kegiatan Olahraga dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Mande Kab. Cianjur, Februari 2010. Purnamasan, Manfaat Senam Anaerob, April 2012. Rusli Lutan (2002). Menuju Sehat Bugar. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional Setyo Adi Banu, Peran Olahraga Sebagai Sumber Kekuatan Menghadapi Penyakit Kanker, Maret 2012

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here